Sejarah Singkat
BLPT Yogyakarta diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada hari Selasa, 31 Maret 1981 beserta 3 (tiga) BLPT lainnya yaitu BLPT Padang, BLPT Palembang dan BLPT Semarang. Dengan demikian di Indonesia terdapat 9 ( sembilan ) BLPT dimana 5 BLPT sudah diresmikan sebelumnya yaitu : BLPT Jakarta, BLPT Bandung, BLPT Surabaya, BLPT Medan , BLPT Ujung Pandang . Tujuan didirikannya BLPT adalah sebagai tempat praktek siswa-siswa STM 3 tahun yang dipusatkan dalam satu komplek, sehingga penyelenggaraannya lebih efektif dan efisien. Khususnya BLPT Yogyakarta digunakan oleh STM Negeri 1 Yogyakarta dan STM Negeri 2 Yogyakarta yang keduanya disebut STM Induk. Pelajaran teori diberikan di STM Induk sedangkan pelajaran praktek diberikan di BLPT Yogyakarta. Kegiatan praktek dilaksanakan dalam 2 (dua) shift, yaitu shift pagi (07.00-12.00) dan shift siang ( 13.00 – 18.00) agar tercapai pendayagunaan prasarana yang optimal. Pada awal pendiriannya BLPT Yogyakarta melayani 5 (lima) bidang keahlian yaitu : Bangunan, Elektronika, Listrik, Mesin dan Otomotif. Sesuai perkembangan teknologi maka BLPT Yogyakarta juga melayani bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT). Sejak diberlakukannya Otonomi Daerah Tahun 2001, BLPT Yogyakarta diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada era otonomi tugas pokok dan fungsi BLPT Yogyakarta dikembangkan, tidak hanya untuk melayani SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 3 Yogyakarta tetapi sebagai pusat pendidikan dan pelatihan teknik untuk masyarakat luas khususnya pelatihan bagi siswa SMK keteknikan negeri maupun swasta di wilayah DI Yogyakarta dan nasional. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, BLPT Yogyakarta menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000. Hal ini terbukti dengan telah mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2000 pada tanggal 23 Maret 2006. |